spot_img
Rabu, Agustus 5, 2026

Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Resmi Dilantik, Simak Harapan Pemerintah

Must read

Menurut Munjirin, keberadaan Korps Alumni KNPI harus menjadi energi baru dalam pembangunan daerah melalui berbagai program kolaborasi bersama pemerintah.

JAKARTA, cakrawalapublik.com – Wali Kota Jakarta Timur Munjirin secara resmi melantik dan mengukuhkan Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD Korps Alumni KNPI) Jakarta Timur, periode 2026-2029.

Pelantikan DPD Korps Alumni KNPI Jakarta Timur dengan Ketua Jimmy Amos Hutauruk merupakan pelantikan yang pertama kali dilakukan dalam sejarah panjang berdirinya Korps Alumni KNPI. Pelantikan dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (3/8/2026).

Dalam pelantikan itu, Munjirin mengaku bersyukur karena Jakarta Timur menjadi kota pertama di DKI Jakarta yang membentuk dan melantik kepengurusan Korps Alumni KNPI.

“Alhamdulillah, karena matahari terbit dari timur, dari Kota Jakarta Timur yang dilantik terlebih dahulu,” ujar Munjirin dalam sambutannya seperti dikutip redaksi dari Media Jejaring Mediakarya.id, Senin (3/8/2026).

Kolaborasi dengan Pemerintah

Munjirin berharap langkah Jakarta Timur menjadi awal bagi terbentuknya kepengurusan Korps Alumni KNPI di seluruh wilayah DKI Jakarta. Ia berharap, alumni KNPI bisa bersinergi membangun kota administrasi Jakarta Timur.

“Mudah-mudahan nanti sesuai harapan, akan terbentuk juga di kota-kota lain. Tetapi karena Jakarta Timur yang pertama, mudah-mudahan kita juga menjadi yang terbaik,” katanya.

Ia kemudian mengucapkan selamat kepada Ketua Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Jimmy Amos Hutauruk beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dikukuhkan.

“Saya ucapkan selamat kepada Bung Amos beserta seluruh jajarannya yang telah dikukuhkan oleh Pak Aziz. Saya menunggu kontribusi dan koordinasi lebih lanjut dengan Pak Amos untuk memajukan Kota Jakarta Timur yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Menurut Munjirin, keberadaan Korps Alumni KNPI harus menjadi energi baru dalam pembangunan daerah melalui berbagai program kolaborasi bersama pemerintah.

“Saya sangat menyukai organisasi organisasi seperti ini. Organisasi harus menjadi aset pembangunan, bukan menjadi penghambat. Kehadiran organisasi baru harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak Korps Alumni KNPI Jakarta Timur membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, kecamatan, kelurahan, PMI, BPJS Kesehatan, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.

Salah satu bentuk kolaborasi yang ditawarkan adalah kegiatan donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di PMI Jakarta Timur yang mencapai lebih dari seribu kantong setiap hari.

“Kalau Korps Alumni KNPI mengawali dengan kegiatan donor darah tentu sangat baik. Saudara-saudara kita banyak yang membutuhkan darah. Kalau bukan kita yang membantu, siapa lagi,” katanya.

Mendorong Penguatan Ekonomi

Selain kegiatan sosial, Munjirin juga berharap para alumni KNPI dapat menjadi teladan bagi generasi muda yang saat ini aktif di KNPI.

“Karena ini alumni, berarti kita sudah lebih dewasa. Sudah sewajarnya menjadi panutan, memberikan motivasi dan membimbing adik-adik kita yang sekarang masih berproses di KNPI,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Munjirin juga mengajak Korps Alumni KNPI ikut mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, kelompok tani, hingga pengembangan program Pasar Tumbuh yang telah dijalankan Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Ia mengungkapkan, Jakarta Timur masih memiliki sekitar 273 kelompok tani yang kini telah mendapatkan pendampingan sehingga hasil panennya mampu dipasarkan secara lebih luas dan memberikan nilai ekonomi bagi para petani.

Tak hanya itu, Munjirin juga memaparkan keberhasilan Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam menekan angka tawuran melalui pendekatan pembinaan pemuda. Bagi Munjirin, angka tawuran yang pada tahun 2025 mencapai sekitar 136 kejadian, kini menurun drastis menjadi sekitar 18 hingga 19 kejadian sampai Juli 2026.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun fasilitas ring tinju sebagai wadah positif bagi anak-anak muda yang sebelumnya rentan terlibat tawuran. “Anak-anak itu ternyata hanya ingin difasilitasi dan dibina. Sekarang sudah ada yang lahir dari ring tinju tersebut menjadi juara dan bahkan meraih sabuk emas. Ke depan kami akan membangun lagi fasilitas serupa di kawasan Kampung Melayu,” jelasnya.

Munjirin berharap Korps Alumni KNPI Jakarta Timur dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, khususnya di bidang kepemudaan. “Bukan tidak mungkin teman-teman Korps Alumni KNPI mampu membantu kami memformulasikan berbagai solusi terhadap persoalan kepemudaan di Jakarta Timur,” tandas Munjirin. (*/RED)

- Advertisement -spot_imgspot_img

More articles

spot_img

Latest article